Mencari Berkah di Mata Air Bawah Pesantren

Santri PutriMerawat mata air sama artinya dengan merawat kehidupan. Karenanya, dimana ada mata air, kawasan di sekitarnya pun ikut menjadi sangat subur dan hidup. Seperti mata air yang berada di pesantren Faidul Hikmah Ciklenteng, sumber mata airnya berasal dari dasar masjid dan pondok pesantren.

“Jarang sekali pondok pesantren yg dibawah masjid dan dibawah bilik santrinya terdapat mata air”, tutur Ust. Nurrohman salah satu guru besar Silat Pagar Nusa Ciklenteng.

Menurut Ust. Nurrohman air tersebut sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan sumber mata air pesantren ini di kenal dengan tuk kedung bokor emas. Mungkin bagi yang galau atau ditinggalkan seseorang boleh dicoba mandi di tuk bawah pesantren Faidlul Hikmah dengan niat bersuci lillahi ta’ala semoga kabur puyeng. banjur waras slamete. Atau anda yang baru khataman atau telesan ilmu, silahkan mandi di tuk pesantren dilanjutkan, shalat jama’ah dengan santri dzikir, suluk, nginep di pondok, ujarnya.

Tuk kedung bokor emas menjadi lokasi yang tepat untuk
menyegarkan diri dari rutinitas sehari-hari santri dan masyarakat setempat. Konon banyak orang mempercayai bahwa tuk tersebut memang mempunyai banyak manfa’at, diantaranya bisa menyembuhkan penyakit, awet muda, menghilangkan kepala puyeng pusing.

Dikatakan Kanap (56) salah satu tukang yang ikut bekerja dalam pembangunan pesantren. “Waktu itu saya sedang cape dan sangat pusing, menjelang solat duhur mau wudu saya melihat api memancar dari sumber air kedung, setelah saya cek apinya sudah hilang, tapi alhamdulillah setelah wudu disitu cape dan pusing sayapun hilang”.

Tuk kedung bokor emas sekilas sangat sederhana, namun kaya akan hal yang dicari-cari manusia yaitu kembali ke alam. Di sekitar tuk kedung bokor emas sebelah selatan terdapat pohon beringin besar yang sudah berumur hampir ribuan tahun. Dibawah pohon tersebut juga terdapat mata air yang biasa warga Ciklenteng kidul manfa’atkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Silakan Login terlebih dahulu melalui akun wordpres, facebok atau tewitter yang tersedia untuk meninggalkan komentar dan pesan anda pada kotak dibawah ini:

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s